Sunday, December 16, 2012

Penyakit Hepatitis B - Penyebab, Gejala dan Pencegahan Hepatitis B

Penyakit Hepatitis B - Penyakit hepatitis b adalah penyakit hati yang menyebabkan gangguan pad fungsi hati yang diakibatkan oleh virus hepatitis B (HBV). Pada beberapa keadaan penyakit hepatits B dapat berubah menjadi kronis, yang bisa berlanjut menjadi gagal hati, sirhosis dan kanker hati. Infeksi hepatitis b pada orang dewasa biasanya dapat sembuh sempurna, walaupun menunjukkan gejala hepatitis yang berat. Sedangkan hepatitis pada anak-anak cenderung bisa menjadi hepatitis kronis.



Penyebab Hepatitis B

Penyebab hepatitis B adalah virus hepatitis B (HBV) yang ditularkan dari orang yang tertular virus ke orang lainnya melalui darah dan cairan tubuh lainnya. Saat virus B masuk ke dalam tubuh, dia akan menginvasi hati dan berkembang biak disana sehingga memunculkan gejala hepatitis B.
Penyebaran Hepatitis B dapat terjadi melalui mekanisme ini:
  • Hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi virus hepatitis B dapat menularkan penyakit hepatitis B melalui darah, air liur, sperma maupun cairan vagina pasangan.
  • Penggunaan narkoba suntik dapat menularkan hepatitis B karena biasanya menggunakan jarum suntik yang sama secara bersama-sama.
  • Tertusuk jarum suntik secara tidak sengaja, yang biasanya dialami oleh para petugas kesehatan sering merupakan penyebab hepatits b di kalangan pekerja medis
  • Transmisi Ibu ke bayinya. Ibu yang tertular penyakit hepatitis b dapat menularkan virus tersebut kepada bayinya.

Jenis Penyakit Hepatitis B

Penyakit hepatitis B dapat berlangsung singkat (hepatitis B akut) maupun berlangsung lama (hepatitis B kronis). 
  • Hepatitis B akut terjadi jika infeksi berlangsung kurang dari 6 bulan. Daya tahan tubuh biasanya mampu mengatasi infeksi virus hepatitis B ini dengan sempurna sehingga penyakit hepatitis b bisa sembuh dengan sempurna. Penyakit hepatitis B yang mulai muncul pada usia dewasa biasanya merupakan hepatitis b akut.
  • Hepatitis B kronis terjadi jika infeksi berlangsung lebih dari 6 bulan. Pada kasus ini daya tahan tubuh tidak mampu mengatasi infeksi virus. Penyakit hepatitis B kronis biasanya terjadi pada usia 2-5 tahun atau sudah tertular sejak lahir oleh ibunya. Kadang-kadang pada keadaan ini tidak ditemukan gejala hepatitis sampai bertahun-tahun, tetapi proses tetap berlangsung sampai mengakibatkan terjadinya sirhosis maupun kanker hati.

Ciri-ciri dan Gejala Hepatitis B

Gejala hepatitis B biasanya baru muncul setelah 3 bulan terinfeksi HBV. Gejala hepatitis b bervariasi yang tergantung dari banyak faktor, tetapi secara umum gejala hepatitis B adalah sebagai berikut:
  • Nyeri perut
  • Demam
  • Mual muntah
  • Nyeri sendi
  • Lemas dan cepat lelah
  • Nafsu makan menurun
  • Kencing berwarna gelap
  • Kulit dan mata berwarna kuning (jaundice)
 Tidak ada perbedaan gejala hepatitis B pada bayi dan pada orang dewasa.

Pencegahan Hepatitis B

Pencegahan hepatitis B dapat dilakukan dengan vaksinasi hepatitis B dan mencegah kemungkinan transmisi. Vaksin hepatitis B diberikan sebanyak 3-4 kali dalam jangka waktu 6 bulan. Beberapa orang yang berisiko dianjurkan untuk mendapat vaksinasi hepatitis B, diantaranya: petugas kesehatan, orang dengan kehidupan seksual berisiko, orang yang sering kontak dengan penderita hepatitis B.

Beberapa hal dapat dilakukan untuk mencegah transmisi virus dari orang yang menderita penyakit hepatitis B. Pencegahan transmisi ini dapat dilakukan dengan: mengetahui status HBV pasangan anda, gunakan kondom jika melakukan hubungan intim yang berisiko, gunakan jarum suntik steril, hati-hati dengan piercing dan tattoo.

Oke sekian dulu mengenai penyakit hepatitis B, penyebab hepatitis, gejala hepatitis dan pencegahan hepatitis.

0 comments:

Post a Comment